Manajer Real Madrid, Xabi Alonso, tetap tenang pada hari Jumat saat berbicara kepada media menjelang pertandingan melawan Villarreal di Santiago Bernabeu pada hari Sabtu, pertandingan LaLiga pertama mereka sejak kekalahan memalukan 5-2 dari Atletico Madrid akhir pekan lalu.
Persiapan pertandingan dibayangi oleh laporan media tentang keresahan yang melibatkan gelandang Uruguay, Federico Valverde, yang dicadangkan dalam kemenangan 5-0 Liga Champions atas Kairat Almaty pada hari Selasa.
Valverde membantah klaim bahwa ia menolak bermain sebagai bek sayap kanan, dan menggunakan media sosial untuk menegaskan kembali komitmennya kepada klub, dengan mengatakan bahwa “Saya selalu memberi tahu (pelatih) bahwa saya siap bermain di mana pun.”
Ketika ditanya tentang apakah pemain memengaruhi pemilihan timnya, Alonso tetap bersikap diplomatis dan samar: “Tidak ada yang pernah mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak ingin bermain di posisi tertentu. Semua orang ingin bermain, tetapi tidak ada yang mengatakan itu kepada saya.”
Valverde, salah satu kapten Real Madrid, diperkirakan akan bermain untuk pertandingan hari Sabtu. Alonso mengatakan: “Dia siap untuk besok, seperti yang lainnya. Kami tahu betapa pentingnya hal ini dan kami ingin mengakhiri babak ini dengan kemenangan.”
Kontroversi ini menandai masalah terbaru dalam masa jabatan Alonso sejak ia tiba pada akhir Mei untuk menggantikan Carlo Ancelotti, yang pergi untuk mengisi posisi kosong di timnas Brasil.
Alonso sebelumnya telah menangani ketidakpuasan Vinicius Jr. dan Rodrygo dengan waktu bermain mereka dalam sistem rotasinya.
Ditanya tentang otoritasnya yang dipertanyakan, Alonso menekankan persatuan tim. “Kami menghabiskan banyak waktu bersama … Dan kami memiliki kedekatan dalam mempersiapkan pertandingan, merayakan kemenangan … yang membuat kami semakin dekat,” ujarnya.
Manajer berusia 43 tahun itu juga membahas dampak kekalahan memalukan Real Madrid di Atletico, mendesak keseimbangan di tengah pasang surut sepak bola.
“Jangan terlalu terlena dengan kemenangan, jangan pula terlalu patah semangat dengan kekalahan,” ujarnya. “Ini terjadi di klub mana pun. Kami tidak melupakannya, tetapi kami tidak berlarut-larut.”
Kunjungan Villarreal menjadi ujian bagi tekad Real Madrid untuk bangkit dari kekecewaan di derby.
Alonso bersikap terukur ketika ditanya tentang ekspektasi para suporter, dengan menyatakan: “Saya tidak meminta apa pun dari para suporter; kamilah yang harus memberi. Mari kita coba menang dengan bersikap proaktif sesuai rencana kita.”